Sabtu, 11 Maret 2017

Pulau Pahawang Surganya Snorkeling

Lampung merupakan salah satu daerah yang kaya akan wisata bahari nya, terdapat banyak surga untuk menikmati wisata bahari seperti snorkeling di Pantai Sari Ringgung, Pantai Mutun, Pulau Pisang, dan di Pulau Pahawang. Lalu yang mempnyai hobby surfing bisa ke Lampung Barat untuk menikmati ombak tingi dan sunset yang indah di Pantai Tanjung Setia,
Tapi kali ini kita akan membahas Wisata Pulau Pahawang di Lampung Surganya Snorkeling. Pulau Pahawang terletak di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran Lampung. Pulau nan indah ini tediri dari Pahawang besar, pahawang kecil dan pulau kelagian. Lalu, kenapa saya sebut surganya snorkeling? Karena Pahwang memang terkenal akan kekayaan biota lautnya, beragam terumbu karang tumbuh di perairan pulau Pahawang, Sudah banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung kesini.




Biaya snorkeling di Pulau Pahawang 

Biasanya terdapat agen wisata yang menawarkan Trip Pulau Pahawang, harganya sekitar 150-250ribu untuk full day trip, tapi jika tripnya menginap 2hari 1 malam harganya sekitar 450ribu. Biaya tersebut termasuk, sewa kapal, trip ke pulau-pulau kecil di pahawang, makan, kamera bawah air, dan sewa alat snorkeling. Cukup murah untuk sebuah trip yang eksotis demi menikmati keindahan bawah air Pulau Pahawang.
Namun jika ingin trip sendiri bersama rombongan atau bersama pacar juga bisa, biasanya untuk menyewa kapal untuk menyebrang PP Pulau Pahawang besar, Pahawang kecil, Dermaga dikenai biaya sekitar 400-500ribu. Tapi alangkah baiknya jika kita pergi dengan rombongan agar meminimaliris biaya yang dikeluarkan. Lalu untuk menyewa alat snorkeling nya biasanya dikenai harga 75-100ribu. Namun, jika kita punya perlengkapan snorkeling pribadi bisa juga membawanya.




Perjalanan Menuju Pulau Pahawang

Nah, untuk menuju ke Pulau Pahawang jika anda dari Jakarta menggunakan transportasi darat berpatokan dari Pelabuhan Merak Banten menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung. Kemudian, jika berpatokan dari Bandar Lampung memakan waktu sekitar 40 menit untuk sampai di Dermaga Ketapang, kita menuju pesisir Pesawaran, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan keindahan laut Teluk Lampung nan biru lalu melewati pantai queen artha, pantai mutun, pantai dewi mandapa, lalu akan melewati Pasar Hanura, daan sampailah kita di Dermaga Ketapang. Perjalanan belum usai, dari Dermaga Ketapang inilah kita akan menyeberang dengan Kapal, perjalanan sekitar 20 menit untuk sampai di Pulau Pahawang besar. Saat perjalanan di kapal kita akan menikmati cantiknya laut biru yang sangat menyejukan hati.




Spot Snorkeling di Pulau Pahawang

Di lokasi wisata Pulau Pahawang ini ada beberapa spot snorkeling yang recomended yaitu: Pahawang besar, Pahawang Kecil, pulau Kelagian, dan Tanjung Putus. Namun jarak ke Tanjung Putus lumayan jauh jarak tempuh sekitar 20 menitan lagi. Overall, dari semua spot yang ada semua nya sangat indah dan banyak sekali ikan-ikan indah yang berenang kesana kemari. Dan jangan lupa mengabadikan moment bawah air untuk oleh oleh media sosial *cmiiww
Perhatikan juga keselamatan dalam ber-snorkeling bagi yang tidak bisa berenang, ada baiknya memperhatikan intruksi dari guide. Jangan lupa enggunakan pelampung, sepatu katak dan alat bernafas. Dan jangan iseng untuk memegangi hewan-hewan yang beresiko beracun seperti bulu babi atau bintang laut berduri.
0

10 Pantai Terindah di Lampung


1. Teluk Kiluan



Biasanya kamu melihat atraksi lumba-lumba melalui sirkus doang? Ih kuno! Di sini kamu bisa melihat atraksi lumba-lumba langsung dari pantainya! Setiap pagi lumba-lumba di lautan lepas saling berlompatan dan menyajikan pertunjukan yang memanjakan matamu. Amazing!

2. Pantai Gigi Hiu


Jangan kaget mendengar namanya, karena pantai ini sangat eksotis dengan karang-karangnya yang menjulang tinggi. Karangnya yang dianalogikan sebagai gigi hiu ini menjadi daya tarik tersendiri. Nggak salah kalau banyak wisatawan yang mengabadikan momen yang menakjubkan ini. Tapi, jangan turun sampai ke pantainya ya, karena ombaknya besar banget. Jadi, disarankan supaya kamu bisa berfoto bersama karang gigi hiunya saja!

3. Pulau Pahawang


Bagi pecinta snorkeling, Pulau Pahawang patut, wajib dan harus jadi tujuan destinasi kamu. Pemandangan dan karang bawah lautnya masih alami dan indah. Ada satu sejarah yang unik nih dari nama Pulau Pahawang, yakni konon pulau tersebut ditemukan oleh seseorang bernama Pak Hawang. Jadilah Pahawang. At least, ini hanya legenda. Percaya atau tidak, terserah kamu deh. Hihi…

4. Pulau Balak


Kerennya pulau ini, kamu bisa melihat karang super indah yang muncul ke permukaan air pada momen-momen tertentu, yaitu saat air laut sedang pasang. #okedicatatdibucketlist

5. Pantai Klara


Pantai ini memang seindah namanya, Klara. Jangan salah, nama Klara diambil dari singkatan dari Kelapa Rapat (Klara). Kalau berkunjung ke Klara, kamu bisa melihat deretan pohon kelapa yang rapat di sepanjang jalan menuju pantai Klara.


 6. Pulau Kelagian

Lautnya yang berwarna hijau toska dan biru muda membuat pantai ini sayang banget untuk dilewatkan. Pulau ini terletak diantara Pulau Pahawang. Jadi sangat sayang kalau kamu ke Pulau Pahawang tapi nggak mengunjungi Pulau Kelagian. Pulau Kelagian ini bisa dikatakan pantai yang masih alami. Gundukan pasir putih bisa kamu temui disini. Coba deh susuri pantainya sambil bergandengan tangan mesra bareng pacar. Duhhh… (kalau nggak punya pacar, ya sudah terima aja nasib menyusuri pantai sendirian.)

7.Pulau Legundi

Pulau Legundi memiliki pesona yang indahnya tiada tara! Air yang jernih serta ikan-ikan cantik bertebaran disini. Masukin ke daftar traveling-mu berikutnya ya! Jangan lupa nabungnya juga.

8. Pantai Sari Ringgung dan Pasir Timbul

Pemandangannya yang cantik dan ombaknya yang tenang menjadi keunggulan sendiri untuk pantai Sari Ringgung. Spot favorit para pengunjung adalah pasir timbul yang terletak nggak jauh dari Sari Ringgung. Pasir timbul ini terbentuk secara alami di tengah lautan. Wuih!

9. Pantai Mutun


Suasananya yang tenang dengan adanya gubuk-gubuk kecil di sekitar pantai bakal membuat kamu merasa tenang dengan ditemani indahnya laut dan angin yang sepoi-sepoi. Bayangin santai sore di sini, duduk di pinggir pantai sambil menikmati angin sore dan memikirkan kehidupan serta masa depan. Pas deh, ala film banget.


10. Grand Elty Karakatoa


Pantai ini bisa dikatakan pantai yang benar-benar serius di bisniskan sebagai destinasi wisata. Kalo kamu berani bermain dengan sisi kreatifmu, Grand Elty Krakatoa sangat cocok untuk dijadikan tempat hunting foto. Pantainya yang jernih serta pasirnya yang putih akan membuat view fotomu semakin indah dengan deretan kursi yang berada di sepanjang bibir pantai!
0

Sabtu, 04 Maret 2017

Lumba Lumba di Teluk Kiluan

Lumba Lumba di Teluk Kiluan


Introduksi
Teluk Kiluan adalah sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan, Sumatera atau berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota Bandar Lampung. Tempat ini merupakan tempat migrasi bagi sekumpulan ikan lumba-lumba jenis mulut botol.
Teluk ini mempunyai pemandangan alam serta pantai yang cukup memukau. Hamparan pasir pantainya berwarna putih dan lembut. Cukup serasi dengan air lautnya yang berwarna biru jernih. Tidak jauh dari teluk ini terdapat satu obyek wisata lainnya yakni Pulau Kelapa atau disebut juga Pulau Kilauan. Pulau ini merupakan sebuah pulau kecil yang berada di tengah teluk.
Selain berenang maupun snorkeling, di teluk ini Anda juga bisa melihat atraksi dari sekumpulan ikan lumba-lumba. Atraksi dari sekumpulan ikan lumba-lumba ini biasanya bisa Anda lihat di pagi hari sekitar pukul 06.00 – 10.00 WIB. Namun untuk dapat menyaksikkan atraksi ini Anda terlebih dahulu harus menyewa perahu kecil atau Jukung.
Dengan perahu kecil atau Jukung tersebut Anda akan dibawa ke tengah laut dimana para lumba-lumba berkumpul. Biaya sewa setiap Jukung tersebut berkisar antara Rp 250.000,- hingga Rp 300.000,- dan setiap jukung dapat menampung hingga tiga orang penumpang. Waktu tempuhnya sekitar dua puluh lima menit perjalanan dari bibir pantai. Dari jarak dekat maka Anda bisa melihat sekumpulan ikan lumba-lumba yang berenang bahkan melompat di sisi perahu yang datang seolah-olah ingin menyambut kedatangan Anda.
Fasilitas
Teluk Kiluan memang belum dialiri listrik, kebanyakan penduduk setempat menggunakan genset untuk penerangan. Sinyal telepon genggam juga masih sulit didapatkan di tempat ini. Namun jangan khawatir karena di teluk ini disediakan beberapa tempat penginapan sederhana dan nyaman. Biaya sewa per kamarnya berkisar antara Rp 150.000,- hingga Rp 300.000,-. Untuk makan juga disediakan oleh penginapan tersebut namun akan ada biaya tambahan.
Menu yang disajikan biasanya hidangan khas Lampung yakni pepes ikan yang dimakan dengan sambal yang terbuat dari durian. Teluk ini rata-rata dihuni oleh masyarakat keturunan Bali karena dahulunya tempat ini merupakan desa transmigrasi dari Pulau Jawa serta Bali. Sehingga jangan heran bila selama perjalanan menuju ke tempat ini Anda akan disuguhi dengan beberapa pura yang ada.
Akses
Teluk Kiluan berjarak sekitar 80 kilometer dari Bandar Lampung dan waktu tempuhnya sekitar tiga hingga empat jam perjalanan.
Rute yang bisa dilalui bila Anda dari Jakarta adalah :
Jakarta-Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakaheuni-Teluk Betung-Pasawaran-Kiluan. Kondisi jalan untuk menuju ke tempat ini memang cukup sulit dan menantang. Sebagian kondisi jalannya ada yang belum beraspal dan berlumpur. Jadi disarankan jangan menggunakan mobil sedan untuk menuju ke tempat ini.
Namun jangan khawatir karena medan perjalanan yang cukup berat akan terbayarkan bila Anda telah sampai di tempat tujuan. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini adalah sekitar bulan April hingga September dimana musim kemarau sedang berlangsung.


0

Rabu, 01 Maret 2017

Anggota Tim


0
Diberdayakan oleh Blogger.

Contact us