Sabtu, 11 Maret 2017

Pulau Pahawang Surganya Snorkeling

Lampung merupakan salah satu daerah yang kaya akan wisata bahari nya, terdapat banyak surga untuk menikmati wisata bahari seperti snorkeling di Pantai Sari Ringgung, Pantai Mutun, Pulau Pisang, dan di Pulau Pahawang. Lalu yang mempnyai hobby surfing bisa ke Lampung Barat untuk menikmati ombak tingi dan sunset yang indah di Pantai Tanjung Setia,
Tapi kali ini kita akan membahas Wisata Pulau Pahawang di Lampung Surganya Snorkeling. Pulau Pahawang terletak di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran Lampung. Pulau nan indah ini tediri dari Pahawang besar, pahawang kecil dan pulau kelagian. Lalu, kenapa saya sebut surganya snorkeling? Karena Pahwang memang terkenal akan kekayaan biota lautnya, beragam terumbu karang tumbuh di perairan pulau Pahawang, Sudah banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung kesini.




Biaya snorkeling di Pulau Pahawang 

Biasanya terdapat agen wisata yang menawarkan Trip Pulau Pahawang, harganya sekitar 150-250ribu untuk full day trip, tapi jika tripnya menginap 2hari 1 malam harganya sekitar 450ribu. Biaya tersebut termasuk, sewa kapal, trip ke pulau-pulau kecil di pahawang, makan, kamera bawah air, dan sewa alat snorkeling. Cukup murah untuk sebuah trip yang eksotis demi menikmati keindahan bawah air Pulau Pahawang.
Namun jika ingin trip sendiri bersama rombongan atau bersama pacar juga bisa, biasanya untuk menyewa kapal untuk menyebrang PP Pulau Pahawang besar, Pahawang kecil, Dermaga dikenai biaya sekitar 400-500ribu. Tapi alangkah baiknya jika kita pergi dengan rombongan agar meminimaliris biaya yang dikeluarkan. Lalu untuk menyewa alat snorkeling nya biasanya dikenai harga 75-100ribu. Namun, jika kita punya perlengkapan snorkeling pribadi bisa juga membawanya.




Perjalanan Menuju Pulau Pahawang

Nah, untuk menuju ke Pulau Pahawang jika anda dari Jakarta menggunakan transportasi darat berpatokan dari Pelabuhan Merak Banten menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung. Kemudian, jika berpatokan dari Bandar Lampung memakan waktu sekitar 40 menit untuk sampai di Dermaga Ketapang, kita menuju pesisir Pesawaran, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan keindahan laut Teluk Lampung nan biru lalu melewati pantai queen artha, pantai mutun, pantai dewi mandapa, lalu akan melewati Pasar Hanura, daan sampailah kita di Dermaga Ketapang. Perjalanan belum usai, dari Dermaga Ketapang inilah kita akan menyeberang dengan Kapal, perjalanan sekitar 20 menit untuk sampai di Pulau Pahawang besar. Saat perjalanan di kapal kita akan menikmati cantiknya laut biru yang sangat menyejukan hati.




Spot Snorkeling di Pulau Pahawang

Di lokasi wisata Pulau Pahawang ini ada beberapa spot snorkeling yang recomended yaitu: Pahawang besar, Pahawang Kecil, pulau Kelagian, dan Tanjung Putus. Namun jarak ke Tanjung Putus lumayan jauh jarak tempuh sekitar 20 menitan lagi. Overall, dari semua spot yang ada semua nya sangat indah dan banyak sekali ikan-ikan indah yang berenang kesana kemari. Dan jangan lupa mengabadikan moment bawah air untuk oleh oleh media sosial *cmiiww
Perhatikan juga keselamatan dalam ber-snorkeling bagi yang tidak bisa berenang, ada baiknya memperhatikan intruksi dari guide. Jangan lupa enggunakan pelampung, sepatu katak dan alat bernafas. Dan jangan iseng untuk memegangi hewan-hewan yang beresiko beracun seperti bulu babi atau bintang laut berduri.
0

10 Pantai Terindah di Lampung


1. Teluk Kiluan



Biasanya kamu melihat atraksi lumba-lumba melalui sirkus doang? Ih kuno! Di sini kamu bisa melihat atraksi lumba-lumba langsung dari pantainya! Setiap pagi lumba-lumba di lautan lepas saling berlompatan dan menyajikan pertunjukan yang memanjakan matamu. Amazing!

2. Pantai Gigi Hiu


Jangan kaget mendengar namanya, karena pantai ini sangat eksotis dengan karang-karangnya yang menjulang tinggi. Karangnya yang dianalogikan sebagai gigi hiu ini menjadi daya tarik tersendiri. Nggak salah kalau banyak wisatawan yang mengabadikan momen yang menakjubkan ini. Tapi, jangan turun sampai ke pantainya ya, karena ombaknya besar banget. Jadi, disarankan supaya kamu bisa berfoto bersama karang gigi hiunya saja!

3. Pulau Pahawang


Bagi pecinta snorkeling, Pulau Pahawang patut, wajib dan harus jadi tujuan destinasi kamu. Pemandangan dan karang bawah lautnya masih alami dan indah. Ada satu sejarah yang unik nih dari nama Pulau Pahawang, yakni konon pulau tersebut ditemukan oleh seseorang bernama Pak Hawang. Jadilah Pahawang. At least, ini hanya legenda. Percaya atau tidak, terserah kamu deh. Hihi…

4. Pulau Balak


Kerennya pulau ini, kamu bisa melihat karang super indah yang muncul ke permukaan air pada momen-momen tertentu, yaitu saat air laut sedang pasang. #okedicatatdibucketlist

5. Pantai Klara


Pantai ini memang seindah namanya, Klara. Jangan salah, nama Klara diambil dari singkatan dari Kelapa Rapat (Klara). Kalau berkunjung ke Klara, kamu bisa melihat deretan pohon kelapa yang rapat di sepanjang jalan menuju pantai Klara.


 6. Pulau Kelagian

Lautnya yang berwarna hijau toska dan biru muda membuat pantai ini sayang banget untuk dilewatkan. Pulau ini terletak diantara Pulau Pahawang. Jadi sangat sayang kalau kamu ke Pulau Pahawang tapi nggak mengunjungi Pulau Kelagian. Pulau Kelagian ini bisa dikatakan pantai yang masih alami. Gundukan pasir putih bisa kamu temui disini. Coba deh susuri pantainya sambil bergandengan tangan mesra bareng pacar. Duhhh… (kalau nggak punya pacar, ya sudah terima aja nasib menyusuri pantai sendirian.)

7.Pulau Legundi

Pulau Legundi memiliki pesona yang indahnya tiada tara! Air yang jernih serta ikan-ikan cantik bertebaran disini. Masukin ke daftar traveling-mu berikutnya ya! Jangan lupa nabungnya juga.

8. Pantai Sari Ringgung dan Pasir Timbul

Pemandangannya yang cantik dan ombaknya yang tenang menjadi keunggulan sendiri untuk pantai Sari Ringgung. Spot favorit para pengunjung adalah pasir timbul yang terletak nggak jauh dari Sari Ringgung. Pasir timbul ini terbentuk secara alami di tengah lautan. Wuih!

9. Pantai Mutun


Suasananya yang tenang dengan adanya gubuk-gubuk kecil di sekitar pantai bakal membuat kamu merasa tenang dengan ditemani indahnya laut dan angin yang sepoi-sepoi. Bayangin santai sore di sini, duduk di pinggir pantai sambil menikmati angin sore dan memikirkan kehidupan serta masa depan. Pas deh, ala film banget.


10. Grand Elty Karakatoa


Pantai ini bisa dikatakan pantai yang benar-benar serius di bisniskan sebagai destinasi wisata. Kalo kamu berani bermain dengan sisi kreatifmu, Grand Elty Krakatoa sangat cocok untuk dijadikan tempat hunting foto. Pantainya yang jernih serta pasirnya yang putih akan membuat view fotomu semakin indah dengan deretan kursi yang berada di sepanjang bibir pantai!
0

Sabtu, 04 Maret 2017

Lumba Lumba di Teluk Kiluan

Lumba Lumba di Teluk Kiluan


Introduksi
Teluk Kiluan adalah sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan, Sumatera atau berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota Bandar Lampung. Tempat ini merupakan tempat migrasi bagi sekumpulan ikan lumba-lumba jenis mulut botol.
Teluk ini mempunyai pemandangan alam serta pantai yang cukup memukau. Hamparan pasir pantainya berwarna putih dan lembut. Cukup serasi dengan air lautnya yang berwarna biru jernih. Tidak jauh dari teluk ini terdapat satu obyek wisata lainnya yakni Pulau Kelapa atau disebut juga Pulau Kilauan. Pulau ini merupakan sebuah pulau kecil yang berada di tengah teluk.
Selain berenang maupun snorkeling, di teluk ini Anda juga bisa melihat atraksi dari sekumpulan ikan lumba-lumba. Atraksi dari sekumpulan ikan lumba-lumba ini biasanya bisa Anda lihat di pagi hari sekitar pukul 06.00 – 10.00 WIB. Namun untuk dapat menyaksikkan atraksi ini Anda terlebih dahulu harus menyewa perahu kecil atau Jukung.
Dengan perahu kecil atau Jukung tersebut Anda akan dibawa ke tengah laut dimana para lumba-lumba berkumpul. Biaya sewa setiap Jukung tersebut berkisar antara Rp 250.000,- hingga Rp 300.000,- dan setiap jukung dapat menampung hingga tiga orang penumpang. Waktu tempuhnya sekitar dua puluh lima menit perjalanan dari bibir pantai. Dari jarak dekat maka Anda bisa melihat sekumpulan ikan lumba-lumba yang berenang bahkan melompat di sisi perahu yang datang seolah-olah ingin menyambut kedatangan Anda.
Fasilitas
Teluk Kiluan memang belum dialiri listrik, kebanyakan penduduk setempat menggunakan genset untuk penerangan. Sinyal telepon genggam juga masih sulit didapatkan di tempat ini. Namun jangan khawatir karena di teluk ini disediakan beberapa tempat penginapan sederhana dan nyaman. Biaya sewa per kamarnya berkisar antara Rp 150.000,- hingga Rp 300.000,-. Untuk makan juga disediakan oleh penginapan tersebut namun akan ada biaya tambahan.
Menu yang disajikan biasanya hidangan khas Lampung yakni pepes ikan yang dimakan dengan sambal yang terbuat dari durian. Teluk ini rata-rata dihuni oleh masyarakat keturunan Bali karena dahulunya tempat ini merupakan desa transmigrasi dari Pulau Jawa serta Bali. Sehingga jangan heran bila selama perjalanan menuju ke tempat ini Anda akan disuguhi dengan beberapa pura yang ada.
Akses
Teluk Kiluan berjarak sekitar 80 kilometer dari Bandar Lampung dan waktu tempuhnya sekitar tiga hingga empat jam perjalanan.
Rute yang bisa dilalui bila Anda dari Jakarta adalah :
Jakarta-Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakaheuni-Teluk Betung-Pasawaran-Kiluan. Kondisi jalan untuk menuju ke tempat ini memang cukup sulit dan menantang. Sebagian kondisi jalannya ada yang belum beraspal dan berlumpur. Jadi disarankan jangan menggunakan mobil sedan untuk menuju ke tempat ini.
Namun jangan khawatir karena medan perjalanan yang cukup berat akan terbayarkan bila Anda telah sampai di tempat tujuan. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini adalah sekitar bulan April hingga September dimana musim kemarau sedang berlangsung.


0

Rabu, 01 Maret 2017

Anggota Tim


0

Minggu, 26 Februari 2017

10 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi

1. Pulau Komodo

Pantai Pink Pulau Komodo
Pulau Komodo masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo bersama pulau-pulau lain di sekitar Kepulauan Nusa Tenggara. Pada tahun 1986, UNESCO menetapkan tempat wisata di Indonesia ini sebagai salah satu situs warisan dunia. Pulau ini dianggap sebagai habitat binatang komodo yang wajib dilindungi. Salah satu penghargaan tertinggi yang berhasil diraih adalah berhasil masuk dalam jajaran tujuh kejaiban alam di dunia atau yang lebih dikenal dengan New Seven Wonders of Nature pada tahun 2011.
Tempat wisata ini menawarkan keindahan daratan dan alam bawah laut yang luar biasa. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sini, mulai dari trekking, menyelam sampai snorkerling.
Untuk trekking, Anda bisa menjelajah pulau bersama rombongan dan seorang ranger atau pemandu. Dalam perjalanan, Anda bisa menemukan komodo yang sedang berburu mangsa atau beristirahat. Ranger akan membekali Anda dengan sebuah tongkat yang ujungnya bercabang. Tongkat ini dipercaya dapat melemahkan komodo saat binatang ini mulai menyerang. Dengan menekan leher komodo menggunakan ujung tongkat yang bercabang, binatang ini seketika akan jinak. Penting bagi Anda untuk menjaga setiap gerakan saat berjalan karena binatang ini sangat peka terhadap gerakan yang tiba-tiba.
Menyelam dan snorkeling di perairan Pulau Komodo tak kalah seru. Tempat wisata ini juga dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya dan menjadi salah satu lokasi menyelam favorit. Yang menarik lagi adalah adanya Pink Beach atau Pantai Merah Muda. Pantai ini adalah salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir berwarna kemerahan. Warna ini diduga berasal dari serpihan koral yang hancur dan bercampur bersama pasir pantai. Saat terkena ombak, warna merah semakin terlihat jelas karena basah.
2. Trio Gili
Gili Lombok
Trio Gili merupakan tiga pulau cantik yang ada di Lombok. Ketiga pulau tersebut antara lain Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Ketiganya tak hanya dikenal oleh wisatawan domestik, tapi juga telah berhasil mengundang banyak wisatawan mancanegara untuk datang.
Dari ketiga pulau tersebut, bisa dibilang Gili Trawangan adalah yang paling populer. Selain karena ukurannya yang lebih luas dibanding kedua pulau lainnya, di sini juga telah berdiri banyak tempat hiburan seperti bar dan kafe. Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini mulai dari berjemur, menyelam sampai snorkeling. Yang lebih asyik, Anda juga bisa menyewa sepeda atau naik cidomo, kereta kuda semacam delman, untuk berkeliling pulau.
Meskipun Gili Trawangan lebih banyak dikunjungi, namun Gili Meno dan Gili Air tak kalah menarik. Kedua pulau ini juga memiliki keindahan pantai dan alam bawah laut yang menunggu untuk Anda jelajahi. Suasana keduanya relatif lebih sepi dan tenang sehingga cocok untuk Anda yang memang ingin lepas dari keramaian.
3. Raja Ampat
Raja Ampat
Raja Ampat menjadi primadona baru di dunia pariwisata Indonesia. Pesona tempat wisata di Indonesia ini mulai banyak dikenal baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Raja Ampat sendiri merupakan kumpulan dari pulau-pulau di ujung Papua. Ada empat pulau utama di sini, yaitu Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta.
Kekayaan alam bawah laut Raja Ampat tak perlu diragukan lagi. Perairan di tempat wisata ini dikenal sebagai salah satu lokasi menyelam dan snorkeling terbaik di dunia. Bahkan The Nature Conservancy menyebut bahwa sekitar 75% biota laut dunia dapat ditemukan di perairan Raja Ampat. Untuk membuktikannya, silakan siapkan perlengakapan menyelam Anda dan mulailah menjelajahi alam bawah lautnya. Bulan Oktober dan November disebut sebagai waktu yang terbaik untuk menyelam di sini karena cuaca dan kondisi perairan sangat ideal.
Selain menyelam, Anda juga bisa menjelajah keindahan daratan pulau-pulau di Raja Ampat ini. Warga setempat akan dengan senang hati menawarkan jasa sebagai pemandu. Selama trekking, Anda juga bisa mampir ke rumah-rumah warga dan berinteraksi secara langsung atau membeli kerajinan tangan seperti patung suku Asmat dan alat musik tradisional hasil karya mereka sebagai suvenir.
4. Danau Sentani
Danau Sentani
Danau Sentani disebut sebagai danau terbesar dengan di Papua. Tak mengherankan memang, karena danau ini memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada di ketinggian 75 meter di atas permukaan laut. Tempat wisata di Indonesia ini dihiasi dengan 21 pulau di sekitarnya yang menjadi perkampungan warga.
Apa saja yang bisa Anda lakukan di sini? Banyak. Anda bisa memancing, berenang atau berkeliling danau dengan perahu sewaan. Jika masih merasa masih kurang, kenapa tak berkunjung ke desa-desa setempat? Anda bisa mampir ke rumah-rumah dan berbincang sambil menikmati kuliner khasnya.
Jika Anda berkunjung pada pertengahan bulan Juni, selamat! Anda bisa sekaligus menikmati Festival Danau Sentani. Festival ini merupakan acara rutin tahunan yang menampilkan berbagai pertunjukkan seni dan budaya Papua. Selain itu, beragam kuliner khas Papua bisa Anda nikmati di sini.
5. Bali
Bali
Siapa tak mengenal Bali? Sulit untuk memilih tempat wisata apa yang paling menarik di Bali, karena hampir seluruh penjuru Bali adalah tempat wisata yang luar biasa. Bali memiliki banyak keindahan alam yang sangat indah mulai dari deretan pantainya, suasana pegunungannya sampai pura-pura sakralnya. Dari sekian banyak tempat wisata menarik, yang paling populer di telinga wisatawan tentu saja Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Seminyak, Pura Tanah Lot dan suasana pedesaan Ubud.
Bali menjadi bukti bahwa untuk bisa menari perhatian dunia internasional, budaya dan nilai kekhasan tak perlu dikorbankan. Dengan tetap menjaga budayanya, Bali justru mengundang banyak wisatawan asing untuk datang. Di sini, Anda akan banyak menemui sekumpulan wisatawan asing yang sedang menikmati pertunjukan seni dan budaya khas Bali.
6. Taman Laut Bunaken
Taman Laut Bunaken
Taman Laut Bunaken menjadi salah satu tempat wisata di Indonesia yang lagi-lagi ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia, tepatnya pada tahun 2005. Hal ini dikarenakan kekayaan dan keragaman biota lautnya yang luar biasa mulai dari terumbu karang, rumput laut sampai spesies ikan yang ada.
Tempat wisata ini memiliki lebih dari 30 titik menyelam yang menjadi favorit banyak penyelam domestik maupun mancanegara. Selain menyelam dan bersentuhan langsung dengan ikan-ikan di sini, Anda juga bisa menyelam bersama kapal selam yang telah disediakan. Kapal ini memiliki dinding kaca transparan untuk memudahkan Anda melihat pemandangan bawah laut Taman Laut Bunaken tanpa terkena air dan basah. Hmm, menarik!
7. Puncak Jayawijaya
Puncak Jayawijaya
Puncak Jayawijaya atau yang biasa disebut dengan Puncak Carstensz adalah satu-satunya puncak gunung di Indonesia yang memiliki salju abadi. Puncak ini menjulang setinggi lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut. Yang lebih membanggakan lagi adalah Gunung Jayawijaya masuk ke dalam daftar Seven Summits atau tujuh gunung dengan puncak tertinggi di dunia.
Puncak Jayawijaya ini pertama kali ditaklukan oleh seorang penjelajah asal Belanda bernama Hendrik Albert Lorentz pada tahun 1909. Lorentz berhasil mendaki puncak bersalju ini bersama enam orang suku Dayak Kenyah yang direkrutnya di Kalimantan. Setelah pendakian yang berhasil ini, mulai banyak pendaki yang mengikuti jejak Lorentz untuk menaklukan Puncak Jayawijaya. Hmm, apakah Anda pendaki selanjutnya yang berhasil menaklukan Puncak Carstensz?
8. Tana Toraja
Tana Toraja
Tana Toraja memiliki keindahan alam yang luar biasa mulai dari deretan pegunungan dan hijau perbukitannya. Selain kaya akan alamnya, tempat wisata d Indonesia ini juga kaya akan budaya leluhur yang masih dijaga sampai saat ini. Di sini, ada banyak tradisi kuno yang masih dipertahankan, salah satunya adalah Rambu Solo’.
Rambu Solo’ merupakan upacara pemakaman di Tana Toraja. Apa menariknya upacara pemakaman? Eits, upacara pemakaman adat Tana Toraja ini tak bisa Anda lewatkan begitu saja. Rambu Solo’ merupakan satu-satunya upacara pemakan termahal di Indonesia dan mungkin juga di dunia. Upacara ini dilakukan selama berhari-hari dengan biaya yang tak sedikit. Salah satu ritual yang dilakukan adalah sembelih kerbau. Kerbau ini tak cukup hanya satu. Semakin tinggi kasta orang yang meninggal, maka semakin banyak kerbau yang dikorbankan.
Orang-orang Tana Toraja percaya bahwa selama belum dimakamkan, orang yang meninggal adalah orang yang sedang sakit. Tubuhnya sengaja disuntik formalin agar tak membusuk selama menunggu keluarga bisa menyelenggarakan Rambu Solo’. Orang yang meninggal dianggap hanya sedang dalam kondisi sakit saja. Keluarga tetap memperlakukannya seperti orang yang masih hidup, mengajaknya mengobrol dan bercanda. Jika telah dilakukan Rambu Solo’, barulah keluarga percaya orang tersebut sudah meninggal.
Jika Rambu Solo’ kurang menantang bagi Anda, cobalah mengunjungi Londa atau makan gantung ala Tana Toraja. Di sini, Anda bisa menemukan banyak peti mati yang digantungkan dalam gua di tebing curam. Berani berkunjung?
9. Candi Borobudur
Candi Borobudur
Candi Borobudur merupakan kompleks candi Buddha terbesar di dunia. Tempat wisata di Indonesia ini ditetapkan UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia pada tahun 1991. Candi Borobudur sempat terkubur abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi, sampai kemudian ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles di tahun 1814.
Tempat wisata di Indonesia ini diperkirakan dibangun pada tahun 824. Bangunannya tersusun dari balok vulkanik dan membentuk 504 arca Buddha, 72 stupa dan sebuah stupa induk tepat di puncak candi. Mitosnya, jika Anda memasukkan tangan ke lubang stupa dan berhasil menyentuh arca yang ada di dalamnya, maka keinginan Anda akan terkabul. Di sini, Anda juga bisa membeli bermacam suvenir mulai dari kaos, gantungan kunci, kipas sampai miniatur Candi Borobudur.
Pada perayaan Waisak, Candi Borobudur menjadi pusat berkumpulnya banyak umat Buddha dari berbagai belahan dunia seperti Tibet dan Thailand. Ritual ini menjadi salah satu daya tarik wisata di sini. Yang paling diminati wisatawan adalah acara puncak berupa pelepasan lampion ke langit. Lampion-lampion tersebut akan dilepaskan bersama dengan doa dan harapan untuk satu tahun ke depan.
10. Taman Mini Indonesia Indah
Taman Mini Indonesia Indah
Jika biasanya Anda bisa mengunjungi sebuah museum untuk lebih mengenal kebudayaan suatu daerah, kali ini Anda bisa mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah sebagai sebuah museum raksasa untuk mengenal kebudayaan Indonesia. Sesuai dengan namanya, tempat wisata di Indonesia yang digagas oleh Tien Soeharto ini menjadi tempat untuk melihat kebudayaan Indonesia dalam versi mini.
Di kawasan tempat wisata di Indonesia ini terdapat sebuah danau dengan pulau buatan yang menyerupai pulau-pulau di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Anda bisa berkeliling danau ini dengan menggunakan perahu angsa yang telah disediakan.
Taman Mini Indonesia Indah juga memiliki anjungan daerah dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Setiap anjungan daerah berbentuk rumah adat dan di dalamnya terdapat pakaian tradisional, peralatan rumah tangga sehari-hari dan senjata tradisional. Ada juga kafetaria di setiap anjungan yang menyajikan kuliner khas daerah masing-masing.


0
Diberdayakan oleh Blogger.

Contact us